https://samarinda.times.co.id/
Berita

Akses Mahakam Ulu Terancam, Gubernur Kaltim Desak Perbaikan Jalan Nasional Muara Lawa

Jumat, 09 Januari 2026 - 22:40
Akses Mahakam Ulu Terancam, Gubernur Kaltim Desak Perbaikan Jalan Nasional Muara Lawa Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud bersama rombongan saat meninjau kondisi jalan nasional penghubung Samarinda-Kutai Barat-Mahakam Ulu. (Foto: ANTARA/HO-Adpimprov Kaltim)

TIMES SAMARINDA, SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur (Gubernur Kaltim) Rudy Mas'ud mendesak perbaikan segera terhadap jalan nasional yang mengalami kerusakan parah di Kecamatan Muara Lawa, Kabupaten Kutai Barat, sebagai penghubung jalur Kutai Barat menuju Mahakam Ulu, demi menjamin kelancaran konektivitas antar-wilayah.

"Kami meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) segera turun tangan melakukan perbaikan karena jalur ini sangat vital bagi perputaran ekonomi masyarakat," tegas Rudy Mas'ud di Samarinda, Jumat.

Kerusakan jalan di kawasan tersebut dinilai Rudy menghambat mobilitas warga serta mengganggu kenyamanan pengguna transportasi darat yang melintas setiap hari.

Jalur itu memiliki peran strategis karena menjadi satu-satunya akses darat penghubung menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) yang berada di wilayah pedalaman hulu sungai Mahakam.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui BBPJN terus diperkuat agar penanganan jalan ini menjadi prioritas utama.

"Kami terus memantau proses perbaikan fisik jalan agar arus logistik kembali lancar tanpa hambatan berarti," ungkap Rudy.

Perbaikan infrastruktur ini diharapkannya tidak hanya mempermudah aksesibilitas, tetapi juga menekan tingginya biaya logistik yang selama ini membebani masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T).

Peninjauan Gubernur Kaltim baru-baru ini guna pembenahan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

"Warga di sana berharap banyak dapat segera menikmati akses jalan yang mulus dan aman guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Kutai Barat dan Mahakam Ulu," katanya.

Selain itu, Gubernur Kaltim meminta rekonstruksi jalan yang dilakukan BPJN agar sesuai kondisi alam dan kapasitas kendaraan yang melintas, terutama kendaraan angkut logistik maupun BBM.

“BPJN bisa menyamakan standarisasi jalan nasional ini agar kapasitas kendaraan yang melintasi sama di Jawa dan Sumatera juga Sulawesi,” pintanya.

Gubernur mengingatkan perusahaan pemilik kendaraan agar tidak over dimension over loading (ODOL) atau kendaraan truk kelebihan dimensi dan muatan yang berdampak mempercepat kerusakan jalan.

“Tolong pemilik kendaraan angkut jangan ODOL. Ini demi kepentingan masyarakat dan kita semua,” pesan Rudy. (*)

Pewarta : Antara
Editor : Hendarmono Al Sidarto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Samarinda just now

Welcome to TIMES Samarinda

TIMES Samarinda is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.